Sabtu, 08 Desember 2012

AI Tutorial: Intro (1)

Selamat datang di blog saya. Wakakak.. :D kayak bandara aja pake selamat datang. langsung saja, kali ini saya akan memperkenalkan tentang AI atau Adobe Illustrator.

Buat Apa Adobe Illustrator itu?

yang jelas bukan buat memasak. AI adalah salah satu aplikasi desain vektor dari Adobe. Tidak jauh beda sebenarnya dari corel atau program aplikasi vektor lain. Perbedaan dari Corel yang mencolok adalah, dalam AI tidak bisa membuat banyak halaman (yang sebenarnya bisa diakali menggunakan layer, layer group, dll yang lumayan membuat semakin ribet.), sedangkan di corel bisa. Tetapi corel mempunyai konversi warna yang aneh, warna di layar bisa jauh berbeda dengan warna di printer, sedangkan AI konversi warnanya sangat tepat.

AI: Interface

Interface Illustrator sangat Adobe sekali. Halah! yaudah, langsung aja fungsi-fungsinya.. nih...
yang atas; file, edit, object, dll tu namanya menu. bawahnya menu tu control window. bisa di disable/enable lewat menu window>control. control window isinya bisa berubah tergantung tools dan object yang kita pilih.

yang ini tools window. bisa diakses lewat menu window>tools. gambar diatas tulisan AI pada tools window fungsinya untuk mensetting tools windownya 1 kolom atau 2 kolom.

hover/taruh kursor diatas ikon-ikon untuk mengetahui nama tools dan shortcutnya. penjelasan singkat masing2 shortcut:

Selection tools. Buat memilih objek dan memindah2 posisinya.
pen tool. untuk bikin garis dan kurva. klik dan tahan tombol ini untuk memilih pilihan2 lain.
 direct selection. mengutak-atik objek kurva.

sudah deh capek. Untuk saat ini itu yang penting. lainnya langsung pada prakteknya saja.. hahaha... oh ya, ada beberapa tombol shortcut untuk navigasi pada Illustrator yang bisa memudahkan kita dalam bermanuver. nih dia yang biasanya saya pake:
  • Alt + scroll mouse: untuk zoom in atau zoom out area kerja.
  • tahan spasi+klik kiri, lalu drag: panning/geser work area kemana saja pake mouse.
  • ctrl+scroll: untuk panning/geser area kerja ke kanan/kiri. berguna kalo sedang mengedit text. karena kalo pake spasi, ya akan keluar spasi pada teks.
  • shift+scroll: panning ke atas/bawah.
  • Pilih objek, Alt+klik drag objek: menduplikasi objek ke lokasi mouse.
    • beda duplikasi dan copy: duplikasi tidak mengirim objek ke memori. kalo copy mengirim dan menyimpan objek dalam memori. misal ada 2 objek, A dan B. A di-copy. lalu B di-duplicate. saat ditekan ctrl+v, yg keluar objek B.
  • Saat me-resize objek:
    • Tahan Alt: untuk tetap mempertahankan proporsi objek dengan titik pusat skala di tengah-tengah objek.
    • Tahan Shift: mempertahankan proporsi objek dengan titik pusat skala di ujung berlawanan dari arah resize kita.

 Nah Kalo yang ini window2 yang lain.. silahkan diatur sendiri. Kalo saya biasanya Layer, Color, dan Swatches saya biarkan terbuka. yang lainnya disimpen di icon  di kanan itu.

Swatches itu semacam template warna. habis kita pilih warna di color, bisa langsung drag saja ke swatches. swatches otomatis disimpan ke file kalo gag salah :p

bisa juga di save, sehingga kalo buka file laen ato file baru, bisa me-load swatches tersebut.

Untuk color window; kalo kolornya, eh, colornya jadi kayak gini:
terus bingung dimana mau cari warna merah atau biru, klik tombol di kanan atas window Color lalu pilih RGB.

Untuk objek vektor biasanya ada outline dan ada fill. outline itu warna garis luarnya dan fill itu warna didalam objeknya.
nah ini berarti fill nya ijo outline nya biru. warna ini juga muncul di Control window. pada gbr disamping fill-color sedang ter-select, outline color tidak. dobel klik buat pilih warna. atau pilih di spectrum bar dibawahnya. yang gambarnya kayak gini:
klik kiri buat pilih warna yang "ter-select", alt+klik untuk warna yang tidak ter-select. dalam kasus ini berarti klik kiri buat pilih warna fill, alt+klik kiri buat pilih warna outline.

sudah deh dilanjutin lagi kapan-kapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar